jump to navigation

Bendungan terbesar Maret 25, 2008

Posted by wacanbocah in Pengetahuan.
trackback

Bendungan Raksasa Menggusur Sejuta Rumah

 

Gara-gara sungai Bengawan Solo meluap, sebagian wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur diamuk banjir. Bencana itu terjadi sekitar sebulan silam, namun dampaknya masih dirasakan para korban.

Akibat kerusakan lingkungan, kemampuan sungai sebagai penyimpan cadangan air (reservoir) menjadi berkurang. Pada musim kemarau kering kerontang, namun meluap saat musim penghujan. Akibatnya saat kemarau warga kesulitan air, sedangkan saat penghujan kebanjiran.

Pemerintah dan rakyat China juga sering dipusingkan oleh ulah sungai Yantzee di propinsi Hubei. Setiap musim penghujan pasti banjir, menggenangi pemukiman dan kawasan industri. Kota penting seperti Wuhan, Nanjing, dan Shanghai sering dilanda banjir.

Bencana terbesar terjadi tahun 1945. Korban tewas mencapai 33.169 jiwa serta 19 juta orang mengungsi. Setelah itu, setiap musim penghujan tentara disiagakan untuk mengatasi bencana. Tahun 1988 banjir kembali menerjang. Kali ini korban tewas sedikit, ”hanya” 1.525 orang. Namun kerugian ekonomi sangat besar.

Mencegah Banjir

Atas ide Dr Sun Yat Sen, pemerintah China membangun bendungan raksasa di sungai Yantzee. Pembangunan telah dilakukan sejak 1994 dan diperkirakan akan rampung tahun 2009 mendatang. Jika selesai, Gorges akan menjadi bendungan terbesar di dunia.

Bendungan Gorges memiliki konstruksi dengan panjang 2.335 meter, lebar 185 meter, dan kedalaman 115 meter. Membentuk tiga danau raksasa yang menampung air sebanyak 39,3 milyar meter kubik. Saking besarnya, bendungan ini terlihat dari luar angkasa.

Selain mencegah banjir juga sebagai objek wisata dan pembangkit listrik. Daya yang dihasilkan 84.7 milyar kilowatt pertahun. Energi sebesar itu bisa digunakan untuk menyalakan lebih dari 600 juta lampu ukuran 15 watt secara bersama-sama.

Biaya yang dihabiskan untuk membuat bendungan sebesar 22,5 miliar dolar AS (sekitar 210 triliun rupiah). Namun akan impas dari penjualan listrik selama sepuluh tahun).

Banyak pengorbanan rakyat untuk membangun bendungan terbesar di dunia itu. Sebanyak 1,27 rumah dan bangunan digusur serta 5,5 juta orang direlokasi. Pembangunan juga mengakibatkan perubahan ekosistem secara besar-besaran.

Meski belum jadi, bendungan sudah mulai beroperasi. Setiap tahun jutaan wisatawan melancong dengan menaiki kapal wisata atau berjalan di atas jembatan yang melintas di atas dam.

China memang merupakan negara yang sering membuat proyek spektakuler. Nenek moyang mereka juga hobi membuat bangunan besar. Di antaranya Tembok Besar China (Great Wall) yang dibangun 5 abad sebelum masehi. Kemudian saluran grand canal serta menara 101 yang pernah menjadi bangunan tertinggi di dunia sebelum “dikalahkan” Burj Dubai.

Bendungan terbesar nomor dua diduduki Syncrude Tailing di Kanada dengan kapasitas 540 juta kubik air. Semula merupakan waduk bekas tambang minyak bumi yang kemudian dibuat bendungan.

Komentar»

1. frzhhh_plano06 - Mei 5, 2008

untk indonesia, g usah niru china…..
g usah bikin bendungan…khan udah gratis
liat jakarta aja klo musim ujan khan jadi bendungan malahan indonesia salahsatu yg mempunyai bendungan non permanen terbersar di jakarta (klo musim ujan??????????

2. darwin - November 5, 2008

sudah sebaiknya pemerintah indonesia mencointoh pemerintah cina. jangan hanya korup ajah kerjaanya. benar mereka dulu itu semua kere alias melarat makanya sekarang korup. tapi setidaknya kesejahteraan rakyatlah yg diutamakan. katanya negara mau maju dan berkembang. koq banjir masih merajalela????

3. bayu ardiansyah - Desember 13, 2008

hebat dan sangat hebat,,,lagi lagi kita harus mengambil manfaat dari apa yang sudah terjadi untuk kebaikan kedepan…dan yang penting hal hal yang berhubungan dengan uang besar toong dan tlong jangan dibumbui denga korupsi…tapi aku selalu berdoa untuk orang orang yang korup agar mereka hidup aman dan tentram di neraka jahanam…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: