jump to navigation

Tahukah Kamu, Induk Burung Bernyanyi Agar Anaknya Langsing? September 4, 2016

Posted by wacanbocah in Pengetahuan, Sains.
trackback
2016-09-04 burung

Burung pipit

SEMBARI mengerami telurnya, induk burung pipit akan bersenandung. Nyanyian itu bukan sekadar untuk menghibur diri. Tetapi juga agar anaknya yang baru menetas tidak terlalu gemuk. Mengapa?

Ternyata kegemukan tidak baik bagi burung pipit. Karena akan menyulitkan kehidupan mereka sendiri. Misalnya, menjadi kurang lincah ketika terbang.

Jika kurang gesit, burung pipit bisa ketinggalan saat terbang bersama-sama dengan kelompoknya. Juga mudah dimangsa oleh burung predator seperti elang, misalnya. Burung pipit wajib menjaga tubuhnya tetap langsing. Agar lincah bermanuver di udara. Seperti pesawat jet tempur yang dengan tangkas berakrobat di langit nan biru.

Sayangnya, burung pipit yang baru menetas akan kegemukan jika cuaca terlalu panas. Semakin hangat suhu, semakin cepat pula pertumbuhan badannya di dalam telur.

Nah agar anaknya tidak kegemukan, induk burung akan bernyanyi untuk telur-telurnya. Kadang induk jantan ikut menenami bernyanyi saat induk betina mengeram.

Lho, apa telur bisa mendengar? Menurut ilmuwan dari Deakin University Australia, bisa kok. Seperti halnya bayi di dalam kandungan juga bisa mendengar suara ibunya.

Para ilmuwan yang dipimpin Katherine Buchanan melakukan ujicoba dengan menetaskan telur di laboratorium. Telur-telur itu ditetaskan menggunakan mesin penetas.

Sebagian telur diperdengarkan rekaman suara induknya. Adapun telur lain, tidak diperdengarkan.

Ternyata telur yang diperdengarkan rekaman nyanyian induknya, menetas dengan bobot normal. Sedangkan yang tidak, ketika menetas cenderung kegemukan.

Burung yang langsing lebih adaptif terhadap lingkungan. Sehingga peluang hidupnya lebih tinggi. Coba kamu bayangkan ketika induk burung mengajari anaknya terbang. tentu saja anakan gemuk, lebih susah diajari bukan? Padahal kalau tak lekas bisa terbang, induk burung akan terhambat pertumbuhannya.

Itulah alasan mengapa induk burung pipit akan bersenandung sembari mengerami telurnya. Kamu juga, jika mamamu tengah mengandug, ajak dia bernyanyi. Pasti adikmu yang di dalam perut akan bergembira. Mungkin dia akan berjoget sembari menedang perut mama. Aduh, kasihan mama dong…. (*)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: